11 Juni 2008

Segera Menikah


[1] Selasa 10 Juni 2008 adalah hari spesial bagi seorang Rino, karena tepat pada hari itu Sang Presiden memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya. Akad nikah berlangsung khidmat di kediaman sang istri yang masuk wilayah kecamatan Kemlagi, Mojokerto (galeri foto menyusul). Insya Allah resepsi akan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2008 di kediaman sang Presiden. Selamat menempuh hidup baru No...!!!

[2] "Ass Teman2.. Mohon doa restuny y unt prnikahan kmi nt yg akn dslnggrkn bsuk tgl 15 juni 2008 di ds talun, rejoso nganjuk. Undngan ada d puji'. Thanx.. Eny-Rahmad"
Pengirim: Enny

[3] "Dulur q sing buagus... Aq pamit rabi tgl 19 yo.. Undangane neng pujik.. Bensin larang, mangan2e nang BUNGURASIH TMUR NO 136A JM 11 tgl 22. Tko yo cah bgus... He he he he"
Pengirim: Yuyun

Cerita Alim


Setelah menginap lima hari di IRD Dr. Soetomo, pada hari Selasa 10 Juni saudara kita Alim telah diperbolehkan pulang dengan membawa sejumlah plat logam di kaki kanannya. Seperti diberitakan sebelumnya via SMS, pada 5 Juni lalu Alim mengalami kecelakaan lalin di jalan Raya Manyar dalam perjalanan berangkat ke kantor. Akibat dari kecelakaan ini adalah tulang kering dan tulang betis kaki kanan patah tepat di bawah lutut. Jadi teringat sebuah guyonan lama yang terlontar tepat satu hari sebelum kejadian, "Pakailah helm, biar kalau jatuh kakimu tidak patah...!!!" Semoga lekas sembuh Bro.

24 Maret 2008

Nostalgia dan Muhasabah


Sebuah catatan perjalanan liburan
oleh: Muh. Shobirin S. [ABSI 11]

AGENDA liburan maulid Nabi kali ini bukan pengajian atau shalawatan mahalul qiyam, melainkan tour anjangsana ke kota dukun-gresik. Kurang lebih 15 Km ke arah selatan dari kecamatan Bungah yang berada di jalur pantura kabupaten Gresik. Itu juga berarti –kalau perkiraaan Saya tidak jauh meleset- jarak tempuh Saya dari Bojonegoro kurang lebih 110 Km. Bahkan lebih jauh daripada jarak tempuh Saya untuk mudik ke kota Nganjuk.

Semua itu terasa dekat karena memang ada yang memberi kekuatan untuk mengatakan Bojonegoro-dukun lebih dekat daripada Bojonegoro-Nganjuk. Kekuatan itu tidak lain karena empat orang sahabat telah mengeksitasi satu elektron terluar dari kulit hasrat Saya, sehingga letupan energinya mampu mementalkan Saya menuju kota pantura ini. Empat sahabat itu adalah saudara seperjuangan, teman kuliah dulu, yaitu: Fis –online- Ihsani, Dian –bokir- Suryanto, Toni – Jemblung- Wahyudi, dan Rino – Sang Presiden- Kristyarto. Mereka adalah saudara-saudara istimewa yang harus menyisihkan waktu ekstra untuk bisa ngumpul bersama seperti agenda liburan ini. (baca selanjutnya)